Cara Menginstall OpenCart di Domain dan Hosting Pribadi

Okeh, melanjutkan postingan sebelumnya, kali ini saya ingin mengajak anda menginstall OpenCart secara langsung di Domain dan Hostingan pribadi anda, bukan di Localhost. Tapi sebelum menjelaskan bagaimana caranya, saya perjelas dulu, bahwa jika yang anda gunakan adalah Domain dan Hosting berbayar, anda tidak perlu mengikuti panduan yang saya berikan di postingan ini, Kenapa? karena hampir semua jasa hosting berbayar sudah menyediakan OpenCart sebagai salah satu default Software atau Platform yang mereka sediakan bagi para Customernya. So, klo yang anda gunakan adalah Paid Hosting, anda bisa langsung masuk ke Cpanel anda masing-masing, cek apakah domain dan hosting sudah terhubung, cek apakah domain sudah resolve atau belum, dan anda tinggal langsung mencari OpenCart di menu software.

Nah, yang akan saya jelaskan dipostingan kali ini adalah bagaimana jika anda ingin menginstallnya di Hostingan Gratisan?

Pertama, yang wajib anda miliki adalah Nama Domain pribadi, saya gak mewajibkan anda menggunakan Top Level Domain(.com, .net, .org, .info, .web.id, etc), klo anda mau pake Co.Cc, .tk, atau domain gratisan lainpun gak masalah menurut saya, karena intinya kita cuma mau tau gimana proses Instalasinya. Beda urusan klo anda mau langsung melakukan Instalasi karena anda sudah memiliki sebuah Usaha tertentu yang ingin anda Online-kan, klo itu sih saran saya cari domain yang bener-bener bagus dan jangan pake yang Gratisan karena Domain anda sama aja kaya Brand dari bisnis yang ingin anda kenalkan hhe... :)

Klo anda udah punya Nama Domain pribadi, hal kedua yang harus anda lakukan adalah menghubungkan Domain tersebut ke hostingan yang ingin anda gunakan, sampai disini terserah anda mau menggunakan jasa hostingan mana, saya sendiri akan menggunakan 000webhost.com sebagai contoh.

So, karena pilihan saya jatuh pada 000webhost.com hal yang akan saya lakukan pertama kali adalah melakukan registrasi. Dan jika anda berminat untuk melakukan registrasi, silahkan KLIK DISINI.

Okeh, untuk urusan Registrasi, saya rasa tidak perlu saya jelaskan secara detail proses demi prosesnya, karena anda hanya tinggal mengisi data yang diminta. Dan jika, anda sudah selesai melakukan Registrasi, hal kedua yang harus anda lakukan adalah menghubungkan Domain anda ke hostingan tersebut, yang dapat anda lakukan pada Menu Manage DNS dari domain anda masing-masing, caranya? gampang tinggal isi nama server yang dituju, karena yang saya contohkan adalah 000webhost, maka nama server akan kita isi dengan server berikut:

ns01.000webhost.com
ns02.000webhost.com

Udah? klo udah silahkan Save dan masuk ke Cpanel 000webhost.com, karena waktu registrasi anda sudah diminta mendaftarkan nama domain anda, harusnya anda tidak perlu menambahkan Domain tersebut saat tiba di Cpanel. Nah, jika domain dan hosting sudah terhubung, hal pertama yang akan anda lihat jika url Blog atau website yang anda miliki anda buka adalah penampakan berikut:





Bagaimana jika penampakan seperti itu belum anda lihat? ada 2 kemungkinan, pertama Domain dan hosting anda memang belum terhubung atau kedua Domain anda belum resolve 100% karena maksimal Domain baru memang memerlukan waktu 48 Jam untuk resolve.

Okeh, karena Domain dan hosting sudah terhubung, selanjutnya anda harus membuat sebuah database baru di Cpanel hostingan anda, yang dapat anda buat di Menu Software/ Service, yang penampakannya seperti pada gambar dibawah ini:




Klik MySQL, maka anda akan dibawa ke page berikut ini:




Silahkan isi nama Database serta username dengan kalimat yang sama, misal diatas saya menggunakan kata oc yang menurut saya mudah diingat, tapi klo pun anda mau ganti dengan kata lain, lha nggeh monggo ae hhe... yang penting harus sama antara nama Database dan Username, kemudia isi password, confirm password dan klik Create Database, dan database anda pun sudah siap.

Okeh sampe disini, kita sudah mengintegrasikan Domain dan Hosting serta membuat Databasenya, So yang akan kita lakukan selanjutnya adalah tahap penginstallan hhe...

Untuk itu silahkan, cari Menu File » Klik File Managers, untuk lebih jelasnya liat gambar dibawah ini:



klo udah anda akan dibawa ke tab baru yang penampakannya kaya gambar dibawah ini:




Klik public_html, dan upload semua Script OpenCart di direktori itu. Ada yang belum memiliki Scriptnya? klo belum silahkan baca postingan sebelumnya, dan download dahulu Script Instalasinya. klo udah jangan langsung upload, karena Script Instalasi OpenCart pasti lebih dari 5 MB sedangkan maksimal space yang dapat kita upload adalah 5 MB, so cara ngakalinnya adalah Extract semua File tersebut dan pisahkan kedalam beberapa attachment sehingga kita bisa meng-uploadnya beberapa kali hingga file secara utuh masuk ke directory public_html tersebut, cara installnya? gampang tinggal klik upload, pilih file ber-ext. zip, tar, tgz, atau gz yang didukung oleh 000webhost.com atau penyedia jasa hosting anda. kemudian submit dan tunggu proses uploading selesai, klo udah tuntas, silahkan langsung buka Url Domain anda, dan klo anda mengikuti proses demi proses dengan benar, maka anda akan melihat penampakan berikut:




yang artinya script telah terinstall, dan silahkan klik Continue. Maka anda akan dibawa ke page berikut:




Klo Continue lagi, dan anda akan dibawa ke page berikut ini:




Nah, sampai disini silahkan isi data sesuai dengan data yang anda buat pada Database diawal tadi, isi database host dengan mysql7.000webhost.com, user dengan User ID anda, misal klo saya a86230xx_oc, isi database Name dengan nama yang sama a86230xx_oc, klo udah isi kolom dibawahnya sesuka hati anda. Udah? klo udah klik Continue, maka anda akan dibawa ke page berikut:




Dan sampai disini saya ucapkan selamat karena anda telah berhasil melakukan Instalasi, dan untuk melihat Front pagenya silahkan klik Goto your online shop dan untuk melihat tampilan ADMIN silahkan klik Login to your Administrator. Dan penampakannya kaya 2 gambar dibawah ini:




Gambar diatas adalah tampilan Online Shop yang akan dilihat oleh customer anda. sedangkan gambar dibawah adalah tampilan Administratornya.




Dan terakhir, silahkan hapus Folder atau Direktori Install dari File Manager anda masing-masing, untuk apa? biar gak ada yang ngacak-ngacak instalasi anda barusan :).

Gimana? cukup mudah bukan? klo gitu sekarang gantian anda yang mempraktekannya, karena teori tanpa praktek gak ada gunanya bukan? hhe...

Good Luck :)

0 komentar:

Posting Komentar